style="position: fixed; bottom: 0px; right: 0px;width:190px;height:240px;">
Widget-Animasi-Blog

Komik dan Investasi

Jumat, 14 Desember 2012

Komik dan Investasi

Kali ini adalah sebuah contoh dari penggunaan komik sebagai alat edukasi. Mungkin sekarang sudah umum kalau kita ke toko buku suka melihat komik yang bertujuan edukatif. Mulai dari komik tentang sejarah Amerika, komik tentang peradaban, komik tentang biologi (seperti cacing dan kotoran), atau komik tentang ekonomi. Dan berikut adalah contoh komik untuk mengedukasi tentang investasi. Komik ini dibuat oleh Thomdean (kartun – kartunnya dapat dengan mudah kita temui di koran Kompas) dengan cerita oleh Profesor Lukas Setia Atmaja. Komik ini dibuat berseri disini. Mereka juga telah menerbitkan buku (komik) terkait investasi ini. Tak tanggung – tanggung, mereka pun mengklaim ini adalah komik investasi pertama di Indonesia. Tampaknya penggunaan medium komik perlahan mulai diapresiasi masyarakat.
Contoh komiknya:


Komik Jayus!!! Very Creative

KoJay.... Komik Jayus!!! Very Creative

Kalo pengen dapetin ketawa yang instan, saran saya kunjungilah halaman blog Di SINI!.
Waduh, gak nyangka anak negeri kita bisa kreatif dan jayus seperti ini.

Sebenernya, kesan komik strip yang ditawarkan gak jauh - jauh amat dari yang udah pernah ada macem Garfield, Sinchan, SpongeBob Squarepants, Kung Fu Komang, dll yang sebangsanya, namun tetep aja ada aura yang rada beda kalau kita menyimak karya - karya yang udah dibuat oleh empat orang2 yang bangga menyebut diri mereka "Jayus Bersaudara" ini :Amer Risnadi, M. Nurafda Trihatma, Nino Aditya, Danurdara Labda Wicaksana.

Di halaman depan blogspot asuhan mereka, welcoming-nya aja gak lepas dari kejayusan mereka. Gini neh tulisan mereka :

"Wadah di mana semua kejayusan dapat anda saksikan.
Yuk berbagi kejayusan dengan kami. Kalo ada yang jayus bisa dikirim ke komikjayus@gmail.com

Cerita yang terpilih akan mendapat ucapan selamat (tuh kan jayus lagi)

Untuk sementara tampilan blog masih jayus, yang ngurus blog ngga ngerti cara bikin blog yang keren :)
"

xixixi............ Congratulation you, guys, kalian dapet a million thumbs ups from me!!! Keep on it!!

You might also like:

Komik dan Dilema Seorang Komikus


Komik dan Dilema Seorang Komikus

Dalam membuat komik, ada sebuah pertentangan klasik: cerita atau gambar? Serupa dengan pertentangan pada dunia advertising: copy (tulisan) atau visual (gambar)? Biasanya, ada semacam trade-off antara cerita dengan gambar bagi seorang komikus. Antara komik dengan cerita bagus tapi gambarnya biasa/kurang bagus, atau komik dengan gambar yang bagus tapi dengan cerita yang dangkal atau biasa-biasa saja.
Kalau di luar negeri (misal Amerika dan Eropa), tugas membuat cerita dan menggambar dibedakan. Bahkan ada orang yang bertugas untuk menulis balon-balon kata. Oleh karena itu, produk komik mereka adalah sebuah hasil kerja tim yang apik.
Komik adalah medium yang unik, ia bisa diciptakan oleh perorangan ataupun secara tim. Tapi kembali ke pertanyaan semula: mana yang lebih penting antara cerita dengan gambar? Tentu jawaban idealnyanya adalah dua-duanya. Bagaimana jika disuruh memilih?
Nah, disinilah kuncinya. Pilihan tersebut kembali kepada setiap pribadi sang komikus. Komikus bukanlah suatu profesi yang mengandalkan bakat. Dalam setiap pekerjaan bakat hanya menyumbang 10%, sedangkan sisanya adalah kerja keras dan do’a. Sehingga bagi komikus yang belum memiliki kemampuan menggambar yang baik, ia bisa menutupinya dengan menciptakan sebuah komik dengan cerita y`ng bagus sambil perlahan-lahan memperbaiki kualitas gambarnya.
Lalu apakah faktor cerita menjadi yang nomor satu?
Menurut saya: Iya! Cerita memegang posisi utama jika komik yang kita buat memang digunakan sebagai medium untuk bercerita (komik sebagai hiburan dan alat bercerita) [1]. Tetapi jika komik yang kita buat ditujukan sebagai alat ekspresi bebas yang menonjolkan teknik efek-visual, sudah barang tentu kualitas gambar yang harus diutamakan.
Berikut ada contoh komik yang memiliki kekuatan pada unsur cerita:



Kumpulan Komik Lucu Spongebob Squarepants

Kumpulan Komik Lucu Spongebob Squarepants

















kumpulan komik spongebob

print this page




Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :


Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :

Spoiler for :
 
Anneyong Haseyooo damogjeog sagikkun e osin geos-eul hwan-yeonghabnida [Translate Indonesian] Halo selamat datang di Cheater Serba Bisa

komik Spongebob Magic Beans

komik Spongebob Magic Beans




Kumpulan Komik Lucu

Kumpulan Komik Lucu

komik lucu online - Kumpulan Komik Lucu
Lucu
komik lucu
komik humor
komik jenaka
komik lucu banget

Komik Pendidikan

by Romi Satria Wahono
Jalan-jalan ke toko buku sudah menjadi ritual bulanan sejak saya kuliah di Jepang. Dan ritual ini kadang-kadang bisa menggerus uang belanja istri :) . 2 hari lalu saya coba jalan ke arah Depok, toko buku Gramedia di jalan Margonda. Kali ini perjalanan besar karena bawa 5 anak (1 masih dalam perut istri, 2 minggu lagi Insya Allah lahir), 1 istri dan 2 adik ipar. Masuk ke toko buku, seperti biasa kita semua nyebar, hanya Hasan yang ikut saya menyisir jalan sampai sudut-sudut toko buku. Yang menarik, saya ketemu serial buku komik yang materinya adalah pendidikan. Saya memborong seri “BOS (Biografi Orang Sukses)” karya G. Wu yang diterbitkan Grasindo dan seri “3 Menit Belajar Pengetahuan Umum” yang diterbitkan BIP (terjemahan buku Scientific Facts at a Breath karya Kim Seok-Ho & Kim Seok-Cheon).
Membaca komik-komik itu, mengingatkan saya akan buku-buku Jepang. Meng-komik-kan bahan ajar bukanlah barang baru di Jepang, dari pelajaran-pelajaran dasar seperti sejarah, biologi, fisika sampai ilmu filsafat, banyak yang sudah membuatnya dalam bentuk komik. Sebelum pulang ke Indonesia, selain membawa komik tentang sejarah jepang dan ilmu filsafat, saya sempat membawa beberapa seri komik (manga) dan buku bergambar (zukai) bertema teknologi informasi. Dan kadang bukan materi-materi di level dasar, justru komik dan buku bergambar digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep teknologi informasi yang rumit, misal tentang UML, extreme programming, teknologi telekomunikasi, dsb.
Pendekatan visualisasi dengan komik biasanya digunakan untuk menarik minat baca kaum muda dan mempermudah pembaca dalam memahami materi yang akan disampaikan. Dari situ budaya baca masyarakat tumbuh, dan di Jepang kita akan dengan mudah menemukan pembaca-pembaca buku dari berbagai usia di setiap lorong-lorong densha (kereta listrik), bus ataupun kursi tunggu di eki (stasiun densha).
Kembali ke Gramedia Depok ;) , akhirnya saya membeli semua seri BOS karya G. Wu yang ada dengan judul-judul: Henry Ford, Soichiro Honda, Bill Gates, Akio Morita, Steven Spielberg, Chung Ju Yung, Konosuke Matsushita, Carls Benz & Gotlieb Daimler, Ernest, Robert Woodruff & Roberto Goizueta, Conrad Nicholson Hilton. Saya pikir, seri BOS ini sangat menarik, saya coba jadikan bahan cerita sebelum tidur untuk Hasan dan Irsyad. Dan besoknya Irsyad sudah mulai bacakan cerita lainnya untuk adiknya ;) . Istri dan adik-adik ipar saya juga nggak sengaja keasyikan baca semua judul yang saya beli. Gambar komik, bahasa dan tokoh-tokohnya cukup menarik, simpel dan mudah dipahami. Cerita tetap mengalir dan tidak membosankan, meskipun dimasukkan berbagai filsafat dan konsep hidup tokoh-tokoh diatas.
komik3.jpg
Seri “3 Menit Belajar Pengetahuan Umum” juga tidak kalah menarik. Dalam satu judul bisa berisi ratusan pertanyaan “mengapa” beserta penjelasannya yang berbentuk komik cerita. Misalnya dalam judul “3 Menit Belajar Pengetahuan Umum: Makanan, Kesehatan dan Olahraga”, akan diceritakan dalam bentuk komik tentang apa manfaat cuka, mengapa susu baik untuk tubuh, mengapa warna udang berubah setelah direbus, dsb.